PLTU Jeneponto Tahap I Resmi Beroperasi Penuh

PLTU Jeneponto/IST
ISUENERGI – Setelah menjalani firing dan steam blowing atau ujicoba mesin untuk unit kedua, akhirnya PLTU Jeneponto tahap I dinyatakan resmi beroperasi penuh hari ini.
"Uji coba mesin unit kedua ini untuk melihat apakah mesin tersebut sudah berfungsi dengan baik atau belum," ujar Chief Executive Officer (CEO) Bosowa sekaligus Presiden Direktur PT Bosowa Energy Erwin Aksa di sela-sela firing dan steam blowing atau uji coba mesin PLTU Jeneponto tahap I unit kedua, Jumat (10/8/2012).
Erwin memaparkan, pembangunan PLTU Jeneponto Tahap I ini menghabiskan US$ 250 juta.
Selanjutnya, listrik yang dihasilkan akan dibeli PLN sebesar 200 MW dengan harga jual US$5,5 sen per Kwh, diluar batu bara. Sedangkan, sisanya akan dipakai dan cadangan jika PLN masih membutuhkan daya lagi.
Beroperasinya PLTU itu akan memasok listrik Kota Makassar secara khusus dan sekitarnya serta menyediakan kebutuhan energi di Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) secara umum. Adanya pasokan baru ini diperkirakan PT PLN akan menghemat anggaran sekitar Rp 4 triliun.
“Mesin-mesin diesel PLN akan berhenti meminum Bahan Bakar Minyak (BBM) ada penghematan sampai Rp 4 triliun,” jelas Erwin.
Pembangunan PLTU Jeneponto Tahap I hingga masuk ke sistem PLN merupakan konstruksi tercepat yang pernah dikerjakan di Indonesia. Terhitung hanya memakan waktu 19 bulan dari 30 bulan yang ditargetkan. (IE-10)












