Harus Selalu Disiplin
PT Mitra Bahtera Segarasejati Tbk merupakan salah satu perusahaan pelayaran untuk mengangkut hasil tambang batubara antarpulau di Indonesia dan se-Asia seperti ke Vietnam dan Filipina. Kiprahnya juga semakin bagus seiring dengan langkah perusahaan untuk go public.
“Perusahaan ini akan melepas saham ke publik sekitar 15% sehingga diharapkan mendapatkan dana sebesar 30 juta dolar AS. Seluruh dana IPO itu akan dipakai untuk pengembangan perusahaan dan capex (capital expenditure). Dalam prospektus perusahaan dipaparkan pemakaian dana IPO itu untuk membeli kapal baru,” kata Presiden Direktur PT Mitra Bahtera Segarasejati Tbk Patricia Prasatya.
Berikut ini petikan komentar Presiden Direktur PT Mitra Bahtera Segarasejati (MBSS) Tbk Patricia Prasatya dalam wawancara khusus.
Apa yang mendorong Ibu sehingga mau menggeluti bidang pelayaran?
Saya mulai terlibat di perusahaan ini sejak tahun 2005. Sebelumnya saya pernah bekerja di berbagai perusahaan internasional lain, di bidang pelayaran yang sama. Ada banyak transfer knowledge yang bisa saya bawa ke perusahaan ini. Tapi, yang mendorong saya untuk terlibat lebih jauh dalam bidang pelayaran adalah keteladanan orang tua saya sendiri. Perusahaan ini kan bermula dari perusahaan keluarga, yang didirikan oleh kedua orang tua saya. Mereka meminta saya untuk meneruskannya. Saya adalah anak kedua dari dua bersaudara. Saya dipercayakan untuk menangani operasional perusahaan sedangkan saudaraku menangani finansial.
Sebagai perusahaan keluarga, tradisi positif mana yang Ibu bawa terus sampai sekarang ini?
Semua karyawan di sini kami anggap sebagai bagian dari keluarga sendiri, sehingga budaya kerja yang kami terapkan juga bersifat kekeluargaan. Kerjasama sebagai team menjadi sangat penting. Walaupun disebut perusahaan keluarga, toh dalam sebuah sistem manajemen kami selalu melibatkan banyak profesional, terutama dalam 10 tahun terakhir ini.
Apa ada kunci sukses lainnya ?
Dalam bekerja, kami harus selalu mengutamakan keselamatan terutama bagi kru kami yang ada di laut dan aset yang diangkut. Itu tugas dasar kami. Ada banyak aspek yang kami perhatikan untuk pengangkutan aset. Rata-rata, itu semua berjalan sesuai dengan koridor yang ditetapkan. Dalam hal ini, standar keselamatan yang kami utamakan, dan itu mengikuti standar internasional.
Orang tua saya pernah menitipkan pesan kepada kami anak-anaknya untuk bisa meraih sukses. Untuk itu perlu selalu disiplin, berpendirian kokoh, dan teliti. Saya sendiri suka berhadapan dengan awak yang memiliki banyak karakter, mereka itu cukup keras. Untuk lebih dekat dengan semua karyawan itu, saya pun selalu terjun langsung ke lapangan, berdialog dengan para kru tersebut. Di situlah, sebagai seorang wanita/ibu, saya juga membiasakan diri dengan naluri keibuan untuk selalu coba mengerti, dan disitulah terjadi dialog yang lebih terbuka. Adanya hubungan yang selalu baik itu membuat banyak karyawan bertahan di perusahaan ini sampai puluhan tahun, bahkan ada yang tercatat mulai masuk sejak perusahaan ini didirikan tahun 1993.
Seperti apa peluang yang bisa Ibu tunjukkan kepada orang lain pada bidang pelayaran ini?
Ada sebuah visi dimana kita bisa menunjukkan kepada dunia luar bahwa bangsa ini mampu untuk menjalankan sebuah profesionalitas di bidang kelautan dan selalu berinovasi terus di kelautan. Juga, perusahaan pelayaran ini bisa ikut berkompetisi dengan perusahaan lain, terutama dengan perusahaan pelayaran asing.
Bagaimana dukungan keluarga sendiri terhadap ‘sepak terjang’ Ibu di perusahaan selama ini?
Sebenarnya keluarga saya benar-benar ikut mendukung, karena dari awalnya dibentuk dengan iklim kekeluargaan. Saya tetap menjaga peranku dengan baik, sebagai ibu, istri, dan profesional. Semua itu saya jalankan, dan selalu muncul pengertian satu sama lain.
Seperti apa perusahaan ini pertama kali diretas hingga membuatnya berkembang?
Awalnya, orangtuaku juga membentuk perusahaan ini tidak dengan bekal pengalaman di bidang maritim, cukup dengan keberanian dan kemauan untuk terus belajar. Toh, kemudian bisa menghasilkan perusahaan ini maju. Kini, usia perusahaan bak remaja.
Perusahaan ini diawali dengan kepemilikan atas kapal tongkang. Dari situ orangtua ku belajar, dan dari pengalaman yang ada mereka kemudian berinvestasi melalui berbagai kepemilikan kapal. Akhirnya, seluruh sistem pengangkutan secara integrated berhasil kami kuasai. Kapal-kapal itu khusus untuk pengangkutan coal. Di samping itu, kami juga ikut melayani pengangkutan barang curah.
Apa saja prestasi yang sudah diraih perusahaan?
Banyak award yang sudah diterima perusahaan, dan yang paling membanggakan bagi kami ketika menerima award 3 juta elty i free, karena itu satu-satunya yang kami utamakan di perusahaan. Perusahaan kami adalah satu-satunya yang memiliki policy yang baik. Setiap bulan saya selalu mendapatkan laporan dari laut, itu tidak gampang. Semua pergerakan di laut selalu bisa dipantau melalui monitor, kalau ada kejadian penting di tengah laut semestinya kita bisa perbaiki segera. Misalnya, ada orang kecelakaan atau meninggal, kita langsung bereaksi cepat agar mengurangi pengaruhnya. Kami juga berusaha mengurangi semua job risk yang menyebabkan hal itu dengan melengkapi awak kapal peralatan keamanan. Seperti memakai helm, karena di kapal itu seringkali terjadi slip. Kami selalu mensosialisasi dengan peraturan dan peralatan yang mendukung pekerjaan supaya tidak terjadi lagi hal-hal yang merugikan karyawan/kru.
Pengalaman menarik mana yang Ibu sendiri alami?
Saya pernah tidur di kontainer, selama proses belajar dan terjun bertemu dengan karyawan di laut. Batubara yang kami transfer itu ada dari Berau, Adaro, Sebuku, Kideko, Indocement. Client kami itu mayoritas company dan user.
Sebagai penyeimbang untuk rasa penat yang Ibu alami, biasakah Ibu menyalurkan hobi di luar jam kantor?
Saya selalu meluangkan waktu untuk baca buku, traveling, dan olahraga. Buku yang pernah saya baca misalnya karya Waren Buffet..... semoga saya bisa belajar lebih banyak. Umumnya saya sempatin saat dalam perjalanan atau menunggu di bandara. Sementara kalau traveling biasanya dengan seluruh anggota keluarga, yaitu bersama suami dan dua anak, yang masing-masingnya saat ini berumur 10 dan 6 tahun. Biasanya kami bepergian ke lokasi-lokasi wisata yang lebih mendidik terutama di dalam negeri, seperti ke Candi Borobudur. Yang menarik juga, perhatian saya terhadap perusahaan itu selama 24 jam, sehingga walaupun sedang liburan tapi kalau ada orang yang mau telepon berurusan dengan pekerjaan terpaksa saya langsung meresponsnya. Termasuk kalau berlibur ke luar negeri pun saya tetap aktif memikirkan dan memantau perusahaan. Untuk olahraga, saya lebih memilih gym dan yoga, itu semua biasa saya lakukan selama 4 kali seminggu.
Apa yang bisa Ibu harapkan dari pembaca untuk bisa petik dari pengalaman tersebut?
Ayah saya kan seorang dokter gigi, dia selalu menanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri kami anak-anaknya, seperti bersikap disiplin. Bersama ibuku yang seorang ibu rumah tangga, selalu bisa merangkul semua orang. Ayahku juga berhasil memadukan seluruh karakter yang mereka berdua miliki ke dalam perusahaan. Ayahku itu seorang yang sangat teliti sementara ibuku itu bisa membina para kru. Padahal, dulu mereka tidak mempunyai background di bidang pelayaran tapi toh mereka bisa membangun industri ini. Jadi, semua itu bisa dipelajari. Siapa saja yang mau sukses harus memiliki keberanian untuk terjun langsung dan melakukanuntuk kemajuan yang dia pikirkan. Termasuk kalau di perusahaan, supaya mencapai target.
Singkatnya harus tetap fokus pada usaha yang sedang dijalankan dan membangun relasi yang positif dengan semua orang. Untuk meyakinkan perusahaan tetap tumbuh, harus bisa memaksimalkan relasi dengan karyawan dan efisiensi aset.
TAMBAHAN:
Pilihan Tepat, Go Public
Dari perawakannya terlihat sangat jelas, Patricia, selalu tampil berwibawa dan kalem. Wajahnya memancarkan kepemimpinan dan jiwa yang berani, yaitu berani mengambil resiko.
Di usianya ke 38, ia berani mengambil sebuah langkah yang lebih spektakuler, yaitu go public. Hal yang mendorong dia memilih go public adalah supaya perusahaan ini dibantu lebih cepat berkembang. Pilihan go public adalah yang terbaik dari yang baik, yang akan membantu perusahaan bisa mendapatkan dana segar dari masyarakat sembari digunakan untuk membangun perusahaan.
“Saya merasa perusahaan perlu menjadi perusahaan yang profesional, dengan itu kita bisa membuka perusahaan ini ke publik. Otomatis, akan bisa berkembang lebih cepat, bisa most return untuk publik sekaligus ikut menggerakkan ekonomi,” ucap wanita berkulit sawo matang itu.
Sekitar 15% saham perusahaan diboyong ke investor public. Dari sana akan terserap dana hasil IPO sebesar 30 juta dolar. Sesungguhnya sesuatu yang fantastis. Dana yang banyak itu dipakai untuk pengembangan perusahaan dan capex. Khususnya untuk membeli kapal baru, yaitu sekitar 20% dari 100 kapal yg sudah ada sekarang. Mudah-mudahan itu juga ikut meningkatkan kapasitas produksi perusahaan dan membuat perusahaan bisa tumbuh. Yang pertumbuhannya diperkirakan setiap tahun sekitar 20%.
Untuk laju pendapatan perusahaan, perusahaan kembali mendapatkan dukungan dari 3-4 anak usaha. Ada yang ‘bermarkas’ di Monaco, satunya lagi di Singapura, bergerak di bidang financing. Sembari berjalan, perusahaan ini pun saling mendukung satu sama lain. Termasuk ikut memberikan dukungan dalam segala situasi yang dihadapi.
Dari sisi penghasilan, hingga September 2010, perusahaan MBSS telah meraih penjualan sebesar Rp 552 miliar dan laba usaha sebesar Rp 178 miliar.
Program CSR
Program CSR sendiri sudah disiapkan perusahaan sejak lama, yang kemudian membantu masyarakat di sekitar perusahaan beroperasi, seperti bantuan pendidikan dan sosial serta infrastruktur. Dalam hal bantuan infrastrukturnya berupa peralatan komputer ke kantor camat.
Sedangkan di bidang pendidikan sudah dibangun dua SD di Bengalon, bantuan pengerasan jalan, maupun di Banjarmasin diberi bantuan semen untuk pembangunan taman kota. Tujuannya selain mendapatkan insentif dari pajak juga supaya situasi sekitar perusahaan ini berkarya menjadi tambah kondusif.
BIODATA
Nama : Patricia P.S. Prasatya
Tempat/Tanggal Lahir : Surabaya, 27 Maret 1972
Pendidikan:
a. Bachelor of Science in Chemical Engineering University of Oklahoma, Norman, Oklahoma (1994-1998)
b. Master of Science in Chemical Engineering, Specializing in Polymer, University of Pittsburgh, Pittsburgh, Pennsylvania (1998-2000)
Jabatan: Presiden Direktur PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (2010-sekarang)









